Kenapa Bayi Baru Lahir Sering Tersenyum Saat Tidur?

Kamu mungkin pernah melihat bayi baru lahir tersenyum sendiri, padahal sedang tidur atau belum sepenuhnya terjaga. Senyum kecil itu terlihat sangat menggemaskan, tapi tahukah kamu bahwa itu bukan karena bayi sedang bermimpi indah atau merespons sesuatu?

Senyum tersebut adalah refleks alami yang disebut dengan neonatal smiling. Ini bukan senyum karena kebahagiaan seperti yang kita alami saat dewasa. Bayi memang bisa mulai tersenyum spontan sejak masih di dalam rahim, dan refleks ini terus muncul beberapa waktu setelah kelahiran.

Senyum refleks ini berasal dari bagian subkortikal di otak bayi—bagian yang bekerja secara otomatis, tanpa disadari. Artinya, bayi belum benar-benar sadar sedang tersenyum. Mereka belum mampu merespons ekspresi orang tua dengan senyum tulus seperti saat usia beberapa minggu atau bulan ke depan.

Neonatal smiling biasanya terjadi saat bayi berada dalam kondisi tidur aktif atau periode istirahat ringan. Gerakan otot wajahnya terpicu oleh aktivitas saraf yang masih berkembang. Seiring pertumbuhan otak, sekitar usia 6-8 minggu, bayi mulai menunjukkan senyum responsif—senyum beneran sebagai bentuk interaksi dengan orang tua.

Jadi, meski terlihat manis, senyum bayi baru lahir bukan karena ia sedang senang melihat dunia baru. Itu murni refleks. Namun tetap, siapa yang bisa menahan senyum balik saat melihatnya?

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait