Barcelona: Klub Terbaik di Dekade Kedua Abad 21?
Sebutan sebagai "klub terbaik di dunia" tentu bukan hal yang mudah diraih. Namun, untuk periode dekade kedua abad ke-21 (2011–2020), FC Barcelona berhasil menyandang gelar tersebut berkat pengakuan dari International Federation of Football History and Statistics (IFFHS).
Lembaga yang didirikan pada 24 Maret 1984 ini dikenal sebagai otoritas dalam mendokumentasikan sejarah dan statistik sepak bola global. Penilaian mereka tidak asal—berdasarkan performa di kompetisi domestik dan internasional, termasuk keberhasilan meraih trofi, konsistensi, serta pengaruh di panggung dunia.
Memang, di periode tersebut, Barcelona bukan sekadar tim hebat—mereka menjadi simbol sepak bola modern. Dengan gaya permainan tiki-taka yang memukau, ditandai oleh penguasaan bola dan kerja sama tim yang luar biasa, Barca mencatatkan era keemasan di bawah asuhan Pep Guardiola dan pelatih lainnya. Mereka sukses meraih treble (Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions) tidak hanya sekali, tetapi dua kali—2009 dan 2015.
Legenda seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan Andrés Iniesta menjadi tulang punggung yang membuat tim ini mendominasi Eropa dan dunia. Kombinasi antara akademi La Masia yang melahirkan bakat-bakat hebat dan strategi permainan yang visioner membuat Barcelona lebih dari sekadar klub—mereka menjadi fenomena.
Meski saat ini tim sedang melewati masa transisi, penghargaan dari IFFHS tetap menjadi bukti nyata atas kejayaan yang pernah mereka torehkan. Jadi, apakah Barcelona klub terbaik di dunia? Setidaknya di antara 2011 hingga 2020, banyak yang setuju—dan sejarah membuktikannya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.