Logo AS Roma dan Mitos Pendirian Kota Roma

Logo AS Roma bukan sekadar simbol klub sepak bola, tetapi juga cerminan sejarah dan mitos kota yang menjadi jiwanya: Roma.

Logo tim saat ini menampilkan seekor serigala betina yang sedang menyusui dua bayi kembar — Romulus dan Remus. Dua nama ini bukan karakter fiksi biasa, melainkan tokoh sentral dalam legenda pendirian Kota Roma. Menurut mitos Romawi kuno, Romulus dan Remus adalah anak kembar yang ditinggalkan saat masih bayi dan ditemukan dalam hutan. Mereka kemudian dirawat dan disusui oleh seekor serigala betina sebelum diselamatkan oleh seorang penggembala.

Legenda ini sangat penting bagi identitas Roma sebagai kota, dan AS Roma — yang didirikan pada tahun 1927 — memilih untuk menghidupkan kembali simbol ini sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan kota. Pemilihan kembali logo klasik ini bukan hanya keputusan estetika, tetapi juga pernyataan bahwa klub ingin tetap terhubung dengan akar sejarah dan jati dirinya.

Serigala dalam logo bukan sekadar hewan, melainkan simbol kekuatan, keberanian, dan perlindungan. Ia menjadi pengingat bahwa di balik setiap pertandingan, ada jiwa kota yang hidup dalam seragam merah dan kuning.

Jadi, saat kamu melihat logo AS Roma, kamu bukan hanya melihat lambang klub sepak bola — kamu menyaksikan potongan sejarah mitologis yang masih bernapas hingga hari ini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait