Posisi Tidur Terbaik untuk Penderita Asam Lambung
Bagi penderita gangguan asam lambung atau GERD, sensasi terbakar di dada dan tenggorokan saat malam hari tentu sangat mengganggu kualitas tidur. Selain menjaga pola makan dan menghindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur, mengatur posisi tidur juga memegang peranan penting dalam mencegah gejala nocturnal reflux.
Lantas, penderita asam lambung sebaiknya tidur menghadap ke mana? Jawabannya adalah tidur miring ke kiri. Posisi ini terbukti secara medis dapat membantu mengurangi risiko asam lambung naik kembali ke kerongkongan saat Anda beristirahat.
Secara anatomi, organ lambung terletak di sisi kiri perut. Saat Anda tidur miring ke kiri, sambungan antara kerongkongan dan lambung akan berada di atas tingkat cairan asam. Hal ini memanfaatkan gaya gravitasi secara alami untuk menjaga cairan asam tetap berada di dasar perut, sehingga tidak mudah menyebar ke atas.
Sebaliknya, tidur miring ke kanan sangat tidak dianjurkan. Ketika Anda tidur menghadap ke kanan, posisi katup lambung justru berada di bawah permukaan cairan asam. Kondisi ini membuat tubuh harus bekerja lebih keras melawan gravitasi untuk mengembalikan asam yang terlanjur bocor ke kerongkongan, sehingga memicu rasa perih yang berlangsung lebih lama.
Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda juga bisa mengombinasikan posisi miring ke kiri dengan menyangga kepala dan dada sedikit lebih tinggi menggunakan bantal tambahan. Dengan begitu, Anda bisa menikmati tidur malam yang nyenyak tanpa khawatir asam lambung kambuh.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.