Perduli atau Peduli? Ini yang Benar!
Anda pernah bingung menulis kata "perduli" atau "peduli"? Ternyata, banyak orang masih salah dalam penulisannya. Jawabannya sederhana: yang benar adalah peduli, bukan "perduli".
Kata "peduli" sudah baku dalam Bahasa Indonesia dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal. Misalnya, "Ia sangat peduli terhadap lingkungan sekitar." Penulisan "perduli" memang sering muncul, terutama di media sosial atau pesan instan, tapi secara kaidah bahasa, itu tidak tepat.
Mungkin, kesalahan ini muncul karena pengaruh ejaan lama atau kebiasaan menulis yang kurang diperhatikan. Beberapa orang menganggap "per-" sebagai awalan seperti dalam kata "pergi" atau "pernah", lalu dianggap wajar jika "perduli" ikut menggunakan pola yang sama. Padahal, "peduli" adalah bentuk dasar kata kerja yang tidak memerlukan awalan "per-".
Kata ini berasal dari akar kata yang sama dalam bahasa daerah, dan sudah diserap secara resmi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai "peduli", tanpa tambahan "r". Jadi, kalau Anda ingin menulis dengan benar, ingat saja: peduli.
Perbedaan kecil ini memang sering diabaikan, tapi kesadaran akan ejaan yang benar membantu komunikasi menjadi lebih jelas dan profesional. Mulai sekarang, jangan sampai salah lagi, ya! Peduli terhadap hal-hal kecil seperti ini pun penting, karena dari situ, kualitas tulisan kita bisa semakin baik.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.