Ini Bahan Asli Trofi Piala Dunia yang Mewah dan Bermakna

Trofi Piala Dunia FIFA adalah salah satu simbol paling bergengsi dalam dunia olahraga. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya trofi ini terbuat dari apa? Jawabannya tak cuma soal kemewahan, tapi juga sejarah panjang yang melekat padanya.

Trofi yang kita kenal sekarang bukan yang pertama. Sebelum tahun 1970, dunia mengenal Trofi Jules Rimet, yang digunakan sejak Piala Dunia pertama di 1930. Namun setelah Brasil memenangkannya tiga kali, mereka berhak menyimpannya secara permanen. Maka, FIFA merancang trofi baru yang masih digunakan hingga hari ini sejak 1974.

Trofi Piala Dunia saat ini memiliki tinggi 35 cm dan berat sekitar 3,8 kilogram. Meski terlihat seperti emas murni, sebenarnya trofi ini terbuat dari perak sterling yang dilapisi emas 18 karat. Kilauannya yang memukau bukan cuma karena bahan berharganya, tapi juga karena bentuknya yang unik—dua figur manusia sedang mengangkat bumi ke langit, melambangkan persatuan dan prestasi global.

Bagian dasarnya tak kalah menarik. Terbuat dari batu lapis lazuli, sebuah batu semi mulia berwarna biru tua, dasar ini menambah kesan elegan sekaligus memberi kontras yang indah terhadap kilau emas di atasnya. Lapis lazuli sendiri dikenal sejak zaman kuno karena keindahannya dan sering digunakan dalam karya seni dan perhiasan kerajaan.

Setiap tim yang memenangkan Piala Dunia mendapat replika trofi asli untuk disimpan, sementara trofi aslinya tetap berada di FIFA. Namun, bagi para juara, mengangkat trofi ini—meski hanya replika—tetap menjadi mimpi yang tak ternilai harganya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait