5 Pemain Terburuk dalam Sejarah Piala Dunia
Ketika membicarakan Piala Dunia, biasanya kita teringat pada para bintang yang bersinar. Tapi tak semua cerita berakhir gemilang. Ada juga nama-nama yang malah dikenang karena performa buruk di panggung terbesar sepak bola dunia.
Christoph Kramer, gelandang Jerman, jadi sorotan saat final Piala Dunia 2014. Ia bermain hanya 30 menit karena mengalami benturan keras yang membuatnya kehilangan memori. Padahal, ia baru dimasukkan menggantikan Sami Khedira. Kondisinya membuat banyak ahli bertanya: mengapa ia dibiarkan tetap bermain?
Lalu ada Edson Braafheid dari Belanda. Di final 2010, bek kiri ini tampil kacau saat melawan Spanyol. Ia sering terlambat dalam bertahan dan menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya. Usai laga, namanya langsung masuk daftar pemain yang disorot karena kesalahan fatal.
Masih dari era lama, Toni Schumacher (bukan kiper Jerman, melainkan pemain Belanda) juga sering disebut karena performa mengecewakan. Tapi perlu digarisbawahi, mungkin maksudnya adalah Harald Schumacher, kiper Jerman Barat yang kontroversial karena pelanggaran keras di 1982, bukan soal permainan buruk.
Norbert Eder, bek Jerman, tampil buruk di Piala Dunia 1986, terutama saat melawan Prancis. Kesalahannya membuka peluang besar bagi lawan. Sementara Felix, mungkin merujuk pada penjaga gawang Meksiko Jorge Campos atau sosok lain yang kurang dikenal, tapi tetap jadi bahan perbincangan karena blunder.
Menariknya, meski beberapa di antaranya bermain buruk, tim mereka tetap bisa juara, seperti Jerman 2014. Itulah sepak bola — kadang, keberuntungan dan kekompakan tim bisa menutupi kekurangan individu.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.