Siapakah yang Menyimpang dari Ridha Allah?
Dalam kehidupan ini, setiap manusia diuji dengan pilihan. Ada jalan yang lurus, dan ada pula yang menyesatkan. Allah SWT telah menunjukkan jalan yang diridhai-Nya melalui Al-Qur’an dan tuntunan Rasulullah. Namun, tidak semua orang tetap berjalan di atasnya.
Orang yang menyimpang dari ridha Allah adalah mereka yang dengan sengaja melanggar larangan-Nya. Bukan hanya sekali dua kali, tetapi terus-menerus tanpa rasa penyesalan. Mereka yang lalai dalam shalat, suka menyebarkan kebencian, berbuat zina, berkhianat, atau menzalimi sesama, perlahan menjauh dari cahaya Allah.Lebih dari itu, menyimpang bukan hanya soal perbuatan besar. Bahkan dosa-dosa kecil yang terus diulang bisa menjadi beban yang mengaburkan hati. Seperti firman Allah dalam Surah Al-A’raf, “Maka orang-orang yang melanggar batas hukum-Nya, mereka itulah orang-orang yang zalim.”
Ketika hati sudah keras karena dosa yang menumpuk, sulit lagi merasakan kehadiran Allah. Rasa malu kepada-Nya luntur. Padahal, rahmat dan ridha-Nya begitu dekat bagi yang mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar.Bersyukurlah bagi yang masih diberi kesadaran. Karena bisa jadi, kita pernah tergelincir. Namun, Allah Maha Pengampun. Selama napas masih berdetak, pintu taubat selalu terbuka. Tidak ada yang terlalu jauh dari rahmat-Nya, selama masih ada niat untuk kembali.
Yang penting bukan seberapa sering kita jatuh, tapi seberapa cepat kita bangkit dan memperbaiki diri. Ridha Allah bukan untuk yang sempurna, tapi untuk yang terus berusaha mendekat kepada-Nya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.