Julukan "Prince of China" Milik Lay EXO

Lay EXO, salah satu anggota grup idola ternama asal Korea Selatan, dikenal tidak hanya karena bakatnya sebagai penyanyi dan penari, tetapi juga karena pengaruh besar yang ia miliki di industri hiburan Tiongkok. Ia sering dijuluki sebagai "Prince of China" – sebuah gelar yang bukan sekadar pujian, melainkan cerminan dari popularitas dan penghargaan yang diterimanya di negara kelahirannya.

Sejak debut bersama EXO pada 2012, Lay—yang dikenal dengan nama asli Zhang Yixing—dengan cepat mencuri perhatian berkat suara vokal yang unik, kemampuan menari yang tajam, serta persona yang rendah hati. Meskipun aktif di Korea, ia terus membangun karier solo yang sukses di Tiongkok, dengan merilis musik dalam bahasa Mandarin dan tampil di berbagai acara besar nasional.

Keberhasilannya tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun 2020, Lay mengambil langkah besar dengan mendirikan agensinya sendiri, Chromosome Entertainment. Ini menjadi bukti nyata ambisinya untuk tidak hanya tampil, tetapi juga mengendalikan kreativitas dan arah karier musiknya. Melalui agensi ini, ia juga membuka jalan bagi seniman muda lainnya untuk berkembang di industri yang kompetitif.

Julukan "Prince of China" pun terasa semakin pantas. Bukan hanya karena popularitasnya, tetapi juga karena dampak budaya dan profesional yang dibawanya. Ia menjadi jembatan antara industri hiburan Korea dan Tiongkok, serta inspirasi bagi banyak penggemar yang bermimpi meraih kesuksesan di dunia internasional.

Hingga kini, meskipun tetap terhubung dengan EXO, Lay terus aktif berkarya secara mandiri, membuktikan bahwa ia bukan hanya seorang idola, tapi juga seorang pelopor dalam dunia hiburan Asia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait