Billie Eilish dan Perjuangannya dengan Sindrom Tourette
Penyanyi muda asal Amerika Serikat, Billie Eilish, telah terbuka tentang kondisi kesehatan mental dan saraf yang ia alami. Pada 2018 lalu, lewat unggahan di akun media sosialnya, Billie mengungkapkan bahwa ia hidup dengan sindrom Tourette. Kondisi ini membuat tubuhnya mengalami gerakan atau suara tak terkendali yang dikenal sebagai tic, dan sering kali muncul secara tiba-tiba.
“Aku mulai menyadari gejalanya sejak kecil, tapi baru benar-benar memahaminya belakangan,” ungkap Billie dalam sebuah wawancara. Ia menjelaskan bahwa gangguan ini tidak selalu tampak di permukaan, tapi bisa sangat mengganggu, terutama saat stres atau lelah. Meski begitu, Billie menekankan bahwa sindrom Tourette tidak menghentikan kreativitas atau karier bermusiknya.Sindrom Tourette adalah gangguan neurologis yang biasanya muncul sejak masa kanak-kanak. Orang dengan kondisi ini sering mengalami tic motorik (gerakan tubuh) atau tic vokal (suara tak terkendali), yang bisa berubah-ubah seiring waktu. Tidak semua penderita menunjukkan gejala yang sama, dan tingkat keparahannya pun bervariasi.
Billie Eilish menjadi salah satu figur publik yang membantu mengedukasi masyarakat tentang kondisi ini. Dengan kejujurannya, ia membantu mengurangi stigma seputar gangguan saraf dan mendorong orang lain untuk tidak malu membicarakan kesehatan mental. Di tengah sorotan media, ia tetap tampil autentik—menunjukkan bahwa kondisi medis tidak mendefinisikan nilai seseorang.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.