Apakah Pesawat Tahan Terhadap Sambaran Petir?

Saat melihat awan gelap di langit, banyak orang bertanya-tanya: bagaimana jika pesawat yang mereka tumpangi tersambar petir? Tenang, itu lebih aman dari yang Anda kira. Meski terdengar menegangkan, pesawat terbang dirancang untuk tahan terhadap sambaran petir, dan kejadian tersebut sebenarnya cukup umum—namun sangat jarang menimbulkan masalah serius.

Badan penerbangan dunia seperti FAA (Federal Aviation Administration) menyatakan bahwa setiap pesawat komersial rata-rata mengalami sambaran petir sekali dalam dua tahun sekali. Namun, hampir tidak pernah terjadi kecelakaan akibatnya. Mengapa? Karena pesawat dilengkapi teknologi canggih bernama Static Discharge, atau sistem pelepas muatan statis.

Teknologi ini bekerja seperti penangkal petir. Saat petir menyambar badan pesawat, arus listrik besar itu dialirkan melalui kulit luar pesawat—yang terbuat dari bahan konduktif seperti aluminium atau komposit tahan listrik—lalu dikeluarkan kembali ke udara melalui alat kecil bernama static wick. Alat ini terlihat seperti antena kecil di ujung sayap atau ekor pesawat, dan berfungsi membuang muatan listrik agar tidak mengganggu sistem elektronik di dalam kabin.

Selain itu, seluruh sistem penting pesawat—seperti komunikasi, navigasi, dan mesin—dirancang tahan terhadap lonjakan listrik. Jadi, meski petir menyambar, pesawat tetap aman dan bisa melanjutkan penerbangan seperti biasa.

Jadi, meski Anda melihat kilat dari jendela pesawat, tak perlu cemas. Pesawat modern ibarat "kotak Faraday" terbang—melindungi penumpang dan sistem di dalamnya dari ancaman listrik luar. Keamanan penerbangan memang selalu jadi prioritas utama, dan teknologi seperti ini adalah buktinya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait