Benarkah Telur Picu Darah Tinggi? Ini Faktanya

Ada anggapan yang berkembang bahwa mengonsumsi telur bisa menyebabkan darah tinggi. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya—terutama bagian putih telur.

Penelitian menunjukkan bahwa di dalam putih telur terdapat zat yang justru membantu menurunkan tekanan darah. Zat tersebut adalah peptida, salah satu komponen penyusun protein yang punya manfaat khusus bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Peptida dalam putih telur bekerja secara alami dengan cara menekan aktivitas enzim yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Dengan begitu, tekanan darah bisa lebih terkendali. Karena itulah, putih telur sering direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat untuk penderita hipertensi.

Tentu, seperti makanan lain, telur sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar. Untuk orang sehat, 1-2 butir telur per hari umumnya aman, asalkan diimbangi dengan asupan gizi seimbang. Justru yang perlu diwaspadai adalah cara pengolahan telur—seperti digoreng dalam minyak berlebih atau dimakan bersama makanan asin tinggi garam, yang justru bisa memicu tekanan darah naik.

Jadi, telur—khususnya putihnya—tidak menyebabkan darah tinggi. Malah, bisa jadi salah satu pilihan camilan sehat untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Seperti biasa, kuncinya ada pada keseimbangan dan cara mengolahnya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait