Ukuran dan Letak Hajar Aswad di Ka'bah

Hajar Aswad, batu suci yang menjadi bagian penting dalam ritual ibadah haji dan umrah, terletak di sudut tenggara Ka'bah, tepatnya di sebelah kiri Multazam—yaitu area antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Batu ini memiliki posisi yang sangat istimewa dalam Islam, karena menjadi titik awal bagi jamaah yang melakukan tawaf mengelilingi Baitullah.

Batu ini berada sekitar 150 cm di atas permukaan tanah, sehingga memudahkan jamaah untuk mencium atau memberi isyarat ketika tidak memungkinkan menyentuhnya secara langsung. Meski berukuran kecil, makna spiritualnya sangat besar bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Secara fisik, Hajar Aswad memiliki bentuk yang tidak bulat sempurna, namun diperkirakan berdiameter sekitar 10 cm lebih besar dari lingkaran wajah manusia rata-rata, dengan keliling batu sekitar 30 cm. Batu ini terdiri dari beberapa pecahan yang disatukan dalam sebuah cincin perak, karena aslinya telah pecah seiring waktu akibat peristiwa sejarah yang berbeda-beda.

Meski ukurannya kecil, kehadiran Hajar Aswad sangat monumental. Dikisahkan bahwa batu ini berasal dari surga dan dahulunya berwarna putih bersih, namun berubah menjadi hitam karena dosa-dosa manusia. Umat Islam meyakini bahwa kelak di hari kiamat, batu ini akan menjadi saksi atas keikhlasan mereka yang pernah mencium atau menghadapnya dalam tawaf.

Hingga kini, Hajar Aswad tetap dijaga dan dilindungi dengan ketat, menjadi simbol keimanan dan kesatuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait