Mengapa Lansia Sering Merasa Linu di Tulang dan Otot?
Bagi banyak orang, masuknya usia lanjut sering kali dibarengi dengan keluhan linu pada tulang dan otot. Faktanya, sekitar 10 hingga 30 persen lansia di atas 65 tahun mengalami gejala ini. Salah satu penyebab utamanya adalah osteoarthritis, yang dalam masyarakat umum lebih dikenal sebagai pengapuran sendi.
Osteoarthritis terjadi karena kerusakan pada tulang rawan di persendian. Seiring bertambahnya usia, jaringan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang semakin menipis. Saat bantalan ini rusak, tulang akan bergesekan langsung satu sama lain saat bergerak. Gesekan inilah yang kemudian menimbulkan rasa nyeri, pegal, bahkan kaku terutama setelah duduk lama atau di pagi hari.Kondisi ini paling sering menyerang sendi yang sering digunakan, seperti lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang. Aktivitas sehari-hari pun bisa terganggu, mulai dari berjalan, naik tangga, hingga memegang benda kecil. Meski tidak bisa sepenuhnya disembuhkan, gejalanya bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat, olahraga ringan seperti renang atau jalan kaki, serta pengaturan pola makan yang mendukung kesehatan tulang.
Lansia juga disarankan untuk tidak menyepelekan keluhan nyeri berulang. Deteksi dini dan penanganan yang tepat bisa membantu menjaga kualitas hidup tetap baik meski usia terus bertambah. Dengan perhatian ekstra terhadap kesehatan sendi, masa tua bisa tetap aktif dan nyaman.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.