7 Penyakit yang Bisa Menular dari Kucing ke Manusia
Kucing memang hewan peliharaan yang menggemaskan dan setia, tapi sayangnya, mereka bisa saja menjadi pembawa penyakit yang menular ke manusia. Meski risikonya kecil jika dirawat dengan baik, penting bagi pemilik untuk tahu apa saja ancaman kesehatan yang mungkin terjadi.
Infeksi cacing tambang adalah salah satu yang paling umum. Cacing ini hidup di usus kucing dan bisa menyebar ke manusia melalui kulit saat berjalan tanpa alas kaki di area yang terkontaminasi. Gejalanya bisa berupa ruam gatal dan peradangan.
Lalu ada kurap (ringworm), meski namanya mengandung kata "cacing", ini sebenarnya infeksi jamur yang mudah menyebar melalui kontak langsung dengan bulu atau kulit kucing yang terinfeksi. Biasanya muncul sebagai bercak merah berbentuk cincin di kulit.
Toksoplasmosis mungkin yang paling dikenal, terutama bagi ibu hamil. Penyakit ini disebabkan parasit Toxoplasma gondii yang bisa ditemukan dalam kotoran kucing. Meski banyak orang pernah terpapar tanpa gejala, infeksi ini bisa berbahaya bagi janin atau orang dengan imunitas rendah.
Penyakit lain seperti kriptosporidiosis, campylobacteriosis, dan bartonellosis (atau demam goresan kucing) juga bisa ditularkan lewat kotoran, gigitan, atau goresan. Demam Q, meski jarang, bisa menyebar melalui air ketuban atau kotoran saat kucing melahirkan.
Untungnya, hampir semua penyakit ini bisa dicegah dengan kebersihan yang baik: cuci tangan setelah bermain dengan kucing, bersihkan kandang secara rutin, dan bawa hewan peliharaan ke dokter hewan secara berkala. Dengan perawatan yang tepat, hidup berdampingan dengan kucing tetap aman dan menyenangkan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.