Menelusuri Akar Sejarah dan Arti Nama Bekasi
Bekasi bukan sekadar kota satelit modern yang dipenuhi oleh pusat perbelanjaan, kawasan industri raksasa, dan perumahan bergengsi di pinggiran Jakarta.
1. Transformasi Etimologi: Dari Candrabaga ke Bhagasasi
Berdasarkan berbagai catatan sejarah dan kajian filologi, nama Bekasi moderen merupakan hasil dari evolusi pelafalan lidah masyarakat lokal dari sebuah nama sungai kuno. Pada masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara di bawah kepemimpinan Raja Purnawarman, terdapat sebuah proyek besar rekayasa air berupa penggalian saluran sungai.
Hal ini diabadikan secara langsung di dalam Prasasti Tugu.
Chandra: Berarti bulan.
Dalam perkembangannya, kata ini bersinonim dengan kata "sasi" dalam bahasa Jawa Kuno/Sunda Kuno yang juga bermakna bulan. Bhaga: Berarti bagian, wilayah, atau karunia.
Secara harfiah, Candrabaga mulanya diartikan sebagai bagian dari bulan atau wilayah yang disinari bulan.
2. Perubahan Pelafalan Menjadi Bhagasasi
Seiring dengan runtuhnya Tarumanegara dan bergesernya kekuasaan ke era Sunda Galuh, nama Candrabaga mengalami penyesuaian fonetis oleh penduduk lokal. Para ahli sejarah, termasuk sejarawan terkemuka Poerbatjaraka, menjelaskan bahwa kata Candrabaga berubah pelafalannya menjadi Bhagasasih atau Baghasasi.
Proses morfologi bahasa lokal membalik dan menyingkat penamaan tersebut agar lebih mudah diucapkan oleh masyarakat sehari-hari:
Kata Chandra yang identik dengan Sasi (bulan) digabungkan dengan kata Bhaga.
Lama-kelamaan, penyebutan Bhagasasih disingkat kembali oleh lidah penduduk pribumi menjadi Bhagasi.
Pada masa kolonial Belanda, penulisan fonetis ini disesuaikan lagi dengan ejaan barat menjadi Bacassie, sebelum akhirnya baku menjadi Bekasi seperti yang kita kenal hari ini.
3. Makna Filosofis dan Peran Strategis Wilayah
Secara filosofis, arti nama Bekasi mencerminkan bagaimana leluhur masa lampau sangat menghargai alam, khususnya sumber daya air. Sungai Candrabaga atau Bekasi masa itu merupakan pusat peradaban, jalur transportasi perdagangan utama, sekaligus sumber pengairan kesuburan tanah pertanian.
Wilayah ini dipandang sebagai daerah yang diberkahi (bagia atau bahagia) karena aliran sungainya yang memberikan kehidupan makmur bagi masyarakat agraris di sekitarnya.
Video singkat di atas memberikan gambaran ringkas mengenai asal-usul nama Bekasi yang berakar dari bahasa Sanskerta dan sejarah masa lalunya.

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.