Cerita Pionir di Langit Indonesia: Captain Ida Fiqriah
Di balik kokpit maskapai Garuda Indonesia, ada sosok yang membuka jalan bagi perempuan di dunia penerbangan tanah air: Captain Ida Fiqriah. Ia bukan hanya seorang pilot, tapi juga pelopor yang membuktikan bahwa langit tak mengenal gender.
Sejak memulai kariernya sekitar 18 tahun lalu, Captain Ida telah menerbangkan pesawat Garuda Indonesia dengan penuh dedikasi dan keahlian. Sebagai pilot perempuan pertama di maskapai nasional ini, perjalanannya tak hanya menginspirasi, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa perempuan bisa meraih posisi tertinggi di bidang yang dulunya didominasi laki-laki.
Industri penerbangan Indonesia perlahan mulai berubah, dan Captain Ida hadir sebagai simbol kemajuan. Dalam dunia yang menuntut ketepatan, ketenangan, dan keberanian, ia membuktikan bahwa perempuan juga mampu bersinar di antara awan.
Meski jumlah pilot perempuan di Indonesia masih terhitung sedikit, kisah Captain Ida menjadi dorongan bagi generasi muda, terutama perempuan, untuk bermimpi tinggi—tidak hanya secara harfiah, tapi juga dalam karier. Bagi banyak orang, melihat seorang perempuan memegang kendali pesawat besar adalah pengingat bahwa batas hanya ada jika kita membiarkannya ada.Hingga kini, Captain Ida terus terbang dengan penuh semangat, membawa penumpang dari satu destinasi ke destinasi lain, sambil membawa pesan kuat: bahwa langit terbuka untuk siapa pun yang berani bermimpi. Dan bagi banyak perempuan muda di Indonesia, namanya bukan sekadar nama—tapi inspirasi yang mengudara.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.