Perawatan Mobil yang Jarang Dipakai, Apakah Perlu?

Kebanyakan orang mungkin berpikir, kalau mobil jarang digunakan, perawatannya juga bisa ditunda-tunda. Padahal, kenyataannya tidak selalu begitu. Walaupun jarang dipakai, mobil tetap perlu perawatan berkala, terutama dalam hal penggantian oli mesin.

Oli mesin bukan hanya berfungsi saat mesin menyala, tapi juga mulai kehilangan kualitasnya seiring waktu. Meski mobil hanya terparkir lama, oli tetap bisa terdegradasi. Kondisi ini bisa menyebabkan timbulnya endapan, kekentalan oli berubah, atau bahkan terjadi oksidasi. Saat mesin akhirnya dinyalakan, oli yang sudah tidak optimal bisa membuat gesekan antar komponen mesin jadi lebih besar, yang pada akhirnya mempercepat kerusakan.

Selain oli, komponen lain seperti aki, ban, dan sistem rem juga bisa terdampak saat mobil lama tak dipakai. Aki bisa kehilangan daya, ban bisa kempis atau retak karena beban statis, dan rem bisa berkarat jika tidak pernah digunakan.

Oleh karena itu, idealnya mobil tetap diservis secara berkala, misalnya setiap 6 bulan sekali, meskipun jarak tempuhnya masih rendah. Ini bukan soal seberapa sering mobil dipakai, tapi soal menjaga kondisi mesin dan komponen tetap dalam bentuk terbaik.

Jadi, jika kamu punya mobil yang jarang digunakan, jangan anggap remeh perawatannya. Satu langkah kecil seperti mengganti oli tepat waktu bisa menghindarkan kamu dari biaya besar di kemudian hari. Merawat mobil bukan hanya saat dipakai, tapi juga saat diam tak bergerak.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait