Berapa Lama Seseorang Bisa Tenggelam Hingga Meninggal?

Kematian akibat tenggelam bisa terjadi sangat cepat—kadang hanya dalam hitungan menit. Saat seseorang tidak bisa bernapas karena terendam air, tubuh langsung kekurangan oksigen. Dalam waktu empat hingga enam menit, otak mulai mengalami kerusakan permanen jika tidak segera ditolong.

Yang mengejutkan, seseorang tidak perlu berada di laut lepas atau kolam besar untuk tenggelam. Bahkan, genangan air setinggi beberapa sentimeter bisa menjadi mematikan, terutama bagi anak kecil. Bayi atau balita bisa tenggelam dalam ember mandi, bak cuci piring, atau genangan air hujan. Ini sebabnya kehati-hatian sangat penting, terutama saat anak berada di dekat air.

Saat seseorang tenggelam, refleks pertama adalah menahan napas. Namun, setelah beberapa detik, air masuk ke paru-paru dan menyebabkan kepanikan. Jika tidak ada pertolongan cepat seperti resusitasi jantung paru (CPR), kondisi bisa memburuk dalam hitungan detik. Bahkan, sebelum korban benar-benar tidak bernyawa, kerusakan otak bisa terjadi karena kekurangan oksigen.

Itulah mengapa penting bagi setiap orang, terutama yang tinggal di dekat area air atau memiliki anak kecil, untuk belajar teknik pertolongan pertama. Dengan respons cepat dan CPR yang tepat, nyawa seseorang bisa diselamatkan dalam menit-menit kritis setelah tenggelam.

Keselamatan di air bukan hanya soal kemampuan berenang, tapi juga kewaspadaan dan kesiapan menghadapi keadaan darurat. Cegah tragedi dengan edukasi dan tindakan preventif sejak dini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait